Kamis, 26 Maret 2020

Tantangan 30 Hari Day3

Hari ini saya mulai merasakan kebosanan dikarenakan lock down dari virus Corona. Akhirnya saya sempatkan ke minimarket sejenak untuk melepas jenuh. Tentunya dengan menggunakan masker dan menjaga agar tangan tak menyentuh wajah sebelum cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Lalu apa kaitannya dengan tugas harian, tantangan 30 hari bunda cekatan?

Jawabannya, bisa berkaitan bisa tidak, hehe. Jujur yang membuat saya jenuh di antaranya adalah memasak menu makanan dari pagi, siang, hingga makan malam jika sekeluarga stay at home. Oleh karenanya hari ini saya meliburkan diri dengan membeli menu makanan dari luar. Walaupun makan siang tetap memasak sendiri, setidaknya saya bisa skip masak pagi dan malam :D.

Ternyata, meski sudah skip memasak, saya tetap baru benar-benar luang mengerjakan tugas harian bunda cekatan di saat malam. Mulai dari belajar bahasa Jepang dari buku 58 Hari Pintar Bahasa Jepang Bab 2 sub Bab C dan D, dengan menggunakan voice note. Kemudian mengedit penilaian di kalender tantangan 30 hari, lalu membuat tulisan ini. Alhamdulillah saya tidak mengantuk karena sore tadi sempat ketiduran, hehe.



Semoga dengan mencicil belajar setiap hari saya bisa menguasai bahasa Jepang meskipun mungkin akan memerlukan waktu lama. Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit, demikian bunyi sebuah pepatah. Siang tadi saya juga baru saja mendaftar kelas online belajar bahasa Jepang yang insyaallah akan dimulai pertengahan April. Bismillah semoga Allah memberikan kemudahan dalam ikhtiar saya.


#janganlupabahagia
#challengeDay3
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Rabu, 25 Maret 2020

Tantangan 30 Hari Day-2

Hari ini saya melanjutkan sesi belajar bahasa Jepang saya, masih dengan menggunakan buku 58 Hari Pintar Bahasa Jepang. Pelajaran yang saya pelajari hari ini adalah contoh percakapan untuk memperkenalkan diri. Metode saya belajar adalah dengan membuat voice note yang saya kirimkan kepada suami agar bisa saya ulang-ulang kembali.



Ada sedikit kesulitan yang saya hadapi dalam membuat manajemen waktu untuk mengerjakan tantangan 30 hari ini. Dari pagi sampai malam saya disibukkan dengan tanggung jawab rumah tangga sehingga saya harus mengerjakan tantangan dengan menggeser waktu istirahat saya. Walaupun kurang maksimal dalam belajar namun saya ingin mengapresiasi diri saya sendiri karena saya mampu melawan rasa kantuk dan lelah demi menyelesaikan tantangan ini.

#janganlupabahagia
#challengeDay1
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Selasa, 24 Maret 2020

Tantangan 30 Hari Day-1

Buat kamu yang menungguku di ufuk kalbu..
Rasa yang ada itu namanya rindu,
Ketika kita berharap bisa bertemu,
tetapi harus menunggu alunan waktu,

Malam inipun kita sudah tidak akan bertemu,
Kubiarkan dirimu berdialog dengan jiwamu,
Memahami laku mengamalkan ilmu,
Menjadi dirimu, tanpa hadirnya diriku.

Hubungan kita memang masih seumur jagung di hutan itu,
Tiga bulan yang lalu, saat kita memadu kalbu,
Kau pasti berharap, akan mendapatkan sesuatu dariku,
Tapi ternyata aku tidak memberikan harapanmu,

Kubiarkan kau membuat peta perjalanan hidupmu,
Bukan menerjemahkan peta buatanku,
Kulepas kau ke hutan penuh ilmu pengetahuan,
Bukan mengumpulkanmu dan memberi makan sesuai yang kuinginkan,

Aku yakin kau bisa mencari makan sesuai dengan kebutuhanmu,
Kau bisa menjumput ilmu, dan menjemput laku hidupmu,
Kau berhak atas dirimu,
Jangan mau terombang ambing oleh sang guru,

Mulai malam ini, kau akan mengamalkan ilmumu,
Mulai malam ini, merdekakanlah dirimu,
Mulai malam ini, kau tidak akan terganggu,
Oleh bisingnya waktu

Aku akan membekalimu dua hal

KALENDER PUASA MINGGUAN
Pilihlah SATU HAL dalam kehidupanmu yang akan KAMU PERBAIKI, kamu ubah ke arah yang lebih baik, dan akan kamu lakukan dalam  satu minggu.

Masih ingat quote ini kan

For Things to CHANGE, I must CHANGE first

KALENDER TANTANGAN 30 HARI
Buka petamu, dan pilih satu topik yang ingin kamu perkuat selama 30 hari.
Tetapkan tantangan yang akan kamu kerjakan, kemudian buat album TANTANGAN 30 HARI, dan postingkan setiap hari apa yang sudah kamu janjikan untuk dirimu.
Ingat janjimu itu bukan untuk diriku, tapi untukmu. Aku tidak akan menagihnya, aku juga tidak akan mengingatkanmu, semua bergantung pada ikhtiar yang kau lakukan untukmu.
Andaikata di penghujung bulan nanti kita masih bisa melepas rindu, itu karena kamu memang layak untuk bertemu. Tetapi kalau ternyata kita harus terpisah ruang dan waktu, terima, dan bersyukur karena kamu sempat mengenal dirimu yang sebenarnya, selalu ada ruang untuk meningkatkan kualitas dirimu.

Untuk tantangan 30 hari saya memilih untuk Menguasai Bahasa Jepang dalam 30 hari. Di hari pertama ini saya belajar Bab 2, sub Bab A dari buku 58 hari Pintar Bahasa Jepang. Saya memilih tantangan ini karena insyaAllah bulan depan saya akan menyusul suami saya di Jepang. Bismillah, lets start our challenge :)


NILAILAH DIRIMU
Aku tidak akan memberikan penilaian atas dirimu,
Dirimulah yang akan menentukan seberapa berkualitasnya lakumu,
Aku tidak memberikan indikator sukses untukmu,
Kamulah yang akan menentukan indikator sukses itu,
Aku hanya memberikan badge

EXCELLENT = 4
VERY GOOD = 3
SATISFACTORY = 2
NEED IMPROVEMENT= 1
Tentukan kondisi seperti apakah untuk dirimu sendiri sehingga layak mendapatkan badge-badge itu. Aku yakin KAMU JUJUR, karena itulah salah satu sifat yang kamu miliki yang aku kagumi, sehingga kita bersama dalam hidup ini.

Sebagai awalan pembelajaran saya, saya beri nilai diri saya excellent, sekaligus sebagai penyemangat :).


Selamat berpuasa ya cantik,
Kamu adalah orang terunik,
Yang selalu menarik,
Jadi nggak perlu lirak lirik…

Kalau kau rindu padaku,
bacalah surat-suratku,
yang akan kukirim setiap minggu,
Sebagai pengobat rindu,

Kalau aku rindu padamu,
Akan kubaca surat-suratmu,
Yang akan selalu kau kirimkan di setiap waktu,
Sebagai penguat lakumu,

Peluk hangat dariku yang selalu ingin melihatmu selangkah lebih maju dariku

#janganlupabahagia
#challengeDay1
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 10 Maret 2020

My Buddy

Syukur alhamdulillah saya telah memasuki pekan terakhir tahap ulat-ulat di kelas Bunda Cekatan ini. Menjadi sebuah tantangan dan perjuangan tersendiri bagi saya untuk melewati tantangan di tiap pekannya. Semoga saya bisa belajar banyak dari proses yang sudah saya jalani dan bermetamorfosis ke tahap selanjutnya, yakni kepompong.

Di pekan ini tugas saya adalah mencari seorang buddy, yang nantinya akan menjadi partner saya dalam menjalani tahap selanjutnya. Kami berbagi mind map, pengalaman, aliran rasa serta bekal yang akan kami bawa bersama sebelum menjadi kepompong.


Setelah mencari kesana kemari, saya akhirnya menemukan seorang buddy, semoga kami bisa saling support dan bergandengan tangan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depannya di kelas Bunda Cekatan ini. Berikut biodata lengkap buddy saya :

Amlika Nuraini Filaili
Jogjakarta, 16 Desember 1985
Suami Saya Deri Prasetio Utomo
Saya full time mommy dari ke empat buah hati kami Ara Mikal Habibi dan Lily
Hobi Saya adalah silaturahim dan traveling
Salah satu yang membuat saya bahagia paling utama ialah mencintai Allah Rasul dan belajar menjadi ibu yang professional, memantaskan diri di hadapan Allah menjadi perempuan yang bahagia dalam membersamai suami anak2 kami❤

Berikut adalah aliran rasa beliau :


Berikut adalah mindmap mbak Amlika :


Tugas saya selanjutnya adalah memberikan sedikit bekal untuk buddy saya, yakni mbak Amlika.



Berdasarkan mind map beliau, inilah bekal yang saya berikan, yakni tips sabar menghadapi buah hati :


Sedangkan bekal yang diberikan mbak Amlika untuk saya adalah resep buatan beliau sendiri. Dikarenakan salah satu mind map saya adalah Cooking class :)

Menu
Nasi tabur Teri medan krispi
Tumis brokoli wortel
Ayam suir
Sosis
Baso ikan


Bahan
Nasi putih
Teri Medan digoreng hingga kuning keemasan sampai krispi
Sosis dipotong ujungnya menyilang lalu direbus
Baso Ikan direbus
Ayam goreng kampung bumbu kuning (duo bawang, kunyit, jahe, salam, sereh, kemiri, daun salam, merica, ketumbar, garam, gula) digoreng dan disuir

Setelah itu baru dihias seperti di dalam gambar


Terima kasih mbak Amlika, resepnya yummy habis :)

#janganlupabahagia
#jurnalminggu8
#materi8
#kelasulatulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 25 Februari 2020

Bawa Makanan Kesukaannya

Alhamdulillah kini saya telah memasuki pekan ke-6 dari kelas bunda cekatan. Seperti pekan sebelumnya, pekan ini saya juga mengerjakan tugas jurnal menjelang deadline :D. Sebenarnya saat ini saya sedang agak pusing, tapi saya tidak boleh menyerah karena jika saya bolong jurnal pekan ini saya akan tereliminasi :(. Oh big no! Jadi saya sempatkan istirahat sebentar kemudian menelpon suami saya yang sedang study nun jauh di negeri Sakura. Ternyata setelah menelpon suami pusing saya sedikit berkurang, mungkin ini efek kangen..hehe.


Baiklah kita kembali ke laptop :). Pekan ini tugas saya adalah menghubungi teman-teman yang sempat saya ajak kenalan saat camping di hutan pinus. Saya telah mengetahui makanan kesukaan mereka, maka sekarang tugas saya adalah memberi hadiah kepada mereka sesuai dengan makanan kesukaannya. Setelah saya amati, 2 teman saya memiliki makanan kesukaan yang sama yakni manajemen emosi. Sayapun teringat beberapa bulan lalu saya pernah mengikuti kulwap manajemen emosi dengan mbak Euis sebagai narasumbernya. Saya search kembali grup tersebut, alhamdulillah grupnya belum saya hapus sehingga saya masih bisa mengambil ilmunya.


Tips sabar di kulwap tersebut berupa slide-slide yang sederhana namun mudah dipahami dan dipraktekkan, insyaallah. Saya telah mengirimkan hadiah berupa tips sabar ini kepada mbak Nonny Prihantari, dan mbak Dian Tantri yang makanan favoritnya adalah kelas manajemen emosi. Selain beliau berdua, saya juga mengirimkan hadiah ini kepada mbak Ita Susanti yang makanan favoritnya adalah kelas homeschooling, karena saya yakin dalam mempraktekkan hs beliau sangat membutuhkan tips sabar ini. Harapan saya tentunya makanan ringan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman saya.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu6
#materi6
#kelasulatulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 18 Februari 2020

Apa Kelas Favoritmu?

Masyaallah tak terasa saya sudah memasuki Jurnal Ulat-ulat Bunda Cekatan pekan ke-5. Setelah bolong pekan kemarin maka pekan ini saya wajib setor atau harus tereliminasi :(. Tentunya saya tidak ingin itu terjadi ya. Jadi bismillah, saya kumpulkan semangat kembali dan mengerjakan tugas pekan ini :).

Tugas pekan ini kami diminta membuat survey kecil-kecilan dengan berkenalan dan menanyakan kelas tervaforit bagi teman-teman dan kenapa. Minimal responden adalah 5 dan maksimal berapapun. Karena saya baru memulai mencicil hari ahad, maka saya hanya mengambil angka minimal, maafkan saya bu Septi. Baik langsung saja saya jabarkan hasil survey yang sudah saya lakukan.

1. Leska Tariyani dari IP Suramadu
Kelas paling disukai: PortA (Portofolio Anak)
Alasan :
Sebenarnya mind map saya ada homeschooling dan time management. Tapi masuk ke portofolio karena untuk praktek homeschooling masih maju mundur. Saya dan suami masih cenderung menyekolahkan anak kami.
Akhirnya saya memutuskan portofolio lebih penting. Karena dalam prakteknya baik orang tua homeschooler atau yg menyekolahkan anak harus punya catatan tentang anaknya di semua hal. Sebagai bekal mereka kelak.

2. Nama : Satya Sudaningtyas

NIM : 3119230998

Regional : IP Jepara

Kelas yang disinggahi: Finansial dan Kerumahtanggaan

Kelas Favorit : Finansial

Alasan : Karena sedang membutuhkan ilmu dan tips2 di pengelolaan keuangan keluarga agar bocor alus sana sini terminimalisasi 🙈 dan ternyata di dalam juga dapat banyak wawasan tentang pengelolaan keuangan keluarga, mulai dari pencatatan keuangan sampai pendapatan pasif 😍

3. Ita Susanti dari IP Lampung
Kelas paling disukai: Homeschooling
Alasan :
Aku masuk ke beberapa keluarga tapi yang paling aku suka HS krn anakku mulai HS semester ini jadi aku butuh banget ilmunya.

4. Nonny Prihantari dari IP Yogyakarta
Kelas yang disukai : Manajemen Emosi
Alasan :
Saya menyukai keluarga manajemen emosi (inside out family) karena:
❤️Banyak anggota keluarga yang bisa dijadikan narasumber, yaitu mereka yang memang ahli dalam bidang psikologi, praktisi, dan sudah mempraktekkan sendiri sehingga lebih aplikatif ilmunya.
❤️ Anggota keluarga saling suport secara emosional sehingga mampu mengikat hati satu sama lain membangun semangat dan kekuatan baru
❤ Banyak ilmu baru yang didapat, dan bisa langsung dipraktekkan sejak pertama kali masuk keluarga ini
❤ Diskusinya selalu seru dan penuh pelajaran yang bisa didapat & menjadikan saya merasa tidak sendirian dalam memghadapi masalah.
❤ Belajar dari banyak pengalaman orang lain yang pernah terpuruk dengan masalah masing-masing tapi mencoba bangkit kembali, menjadikan belajar lebih nyata dan dapet feel nya

5. Dian Tantri dari IP Suramadu
Kelas yang disukai : Manajemen Emosi Marah
Alasan :
Masih nyanggong di keluarga ini karna ilmu nya luebar banget berkaitan dgn emosi marah ini.
Tips & triknya banyak yg harus dicoba dan diingat. Saya baru coba 1 trik dan berusaha konsisten. Kalo keluar dari kelurga, takut jadi lupa nanti. Jadi kalo ada notifikasi WA dari grup keluarga marah, otomatis jadi keinget. Hehehhe notifnya jadi alarm/self reminder

6. Putri Rahmayati dari IP Depok
Kelas paling disukai: Uluwatu ( manajemen waktu )
Alasannya:
Saya paling suka kelas atau keluarga sendiri, Ulat Waktu😄
Karena disana saya belajar banyak hal yang saya butuhkan dlm mengelola waktu
Klau kata orang, darah O itu deadliner
nah, saya darah O
Santai dan mepet klo ngerjain tugas
Sehingga saya mau belajar manajemen waktu

#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi5
#kelasulatulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Selasa, 04 Februari 2020

Ini Keluargaku

Baru kali ini saya mengerjakan menjelang jam Cinderella, hehe. Tapi bismillah saya tidak ingin bolong mengerjakan jurnal. Pekan ini tema jurnal Bunda Cekatan adalah Ini keluargaku. Kami diminta menemukan keluarga yang sesuai dengan mind map yang sudah kami buat. Di mind map saya, hal yang menurut saya paling utama adalah homeschooling. Dan setelah mendengar sharing tentang portofolio di pekan ini, saya merasa inilah ilmu yang harus saya pelajari jika kelak saya menerapkan homeschooling pada anak-anak saya. Karena pada dasarnya homeschooling lebih menekankan pada inside out, atau menggali bakat terpendam ananda dan mengasahnya sehingga bisa menjadi salah satu peran hidupnya kelak. Oleh karena itu diperlukan pencatatan yang rapi dan terstruktur untuk kemudian dianalisa dan dievaluasi sehingga bisa diambil kesimpulan bakat dan peran hidup apakah yang cocok dan sesuai dengan kecenderungan ananda.

Dalam keluarga yang kami namai PortA ini ada beberapa master yang dengan senang hati menshare ilmu yang mereka miliki. Di antaranya adalah mbak Euis, mbak Dyah, mbak Nurul, dll. Dalam proses diskusi ringan di grup ini saya juga mendapatkan banyak sekali ilmu dan harta karun. Saya akan menetap di keluarga ini untuk memantapkan ilmu tentang portofolio. Bismillah :)


#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelasulatulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional